Jumat, 05 Juni 2015

PERTEMUAN KEEMPAT


NAMA: Argie Christophorus
NIM:1701290633
ISI LAPORAN
Pada pertemuan keempat yang dilakukan pada 16 April 2015, kami melakukan kegiatan sesuai jadwal yang telah kami tentukan yaitu pengecekan tanaman, penggemburan tanah, pemberian pupuk cair, dan foto bersama. Kegiatan kami mulai dengan doa seperti biasa, lalu melakukan pengecekan tanaman reguler, setelah itu kami meminta kembali para murid untuk menggemburkan tanah agar pengaplikasian pupuk dapat diserap tanaman dengan baik, tidak lupa kami juga mensosialisasikan sedikit informasi mengenai pupuk cair yang kami gunakan, manfaatnya dan cara penggunaannya. Setelah itu kami melakukan demonstrasi untuk menunjukkan cara pengaplikasian pupuk yang efektif kepada para murid murid. Lalu, murid murid dapat melakukan pemberian pupuk sendiri secara berkelompok. Selanjutnya kami melakukan foto bersama murid dan guru serta membagikan snack sebagai tanda apresiasi.

Meskipun sudah 4 kali kami bertatap muka, antusiasme yang ditunjukkan murid SDN Palmerah 9 Pagi tidak pernah padam, hal ini membuat kami kagum dan semakin antusias untuk melayani masyarakat. Kebetulan, tema yang saya angkat dalam pertemuan keempat ini adalah antusiasme dimana kami melihat antusiasme murid dalam melakukan kegiatan ini. Saya akui, pada pertemuan kali ini, kamilah yang paling banyak belajar dari para murid murid, justru mereka yang mengajarkan kami mengenai antusiasme terhadap pekerjaan. Dengan adanya semangat dan antusiasme, mampu membawa energi positif yang dapat mempengaruhi lingkungan kerja kita menjadi lebih baik, dapat dibuktikan dengan antusiasme mereka yang mempengaruhi kami sehingga membuat kami semakin semangat dalam melakukan suatu pekerjaan. Kami harapkan pertemuan keempat ini tidak menjadi pertemuan terakhir kami dengan SDN Palmerah 9 Pagi dan kami harapkan kami mampu menjaga relasi ini sebaik baiknya.


PERTEMUAN KETIGA


NAMA:Argie Christophorus
NIM: 1701290633
ISI LAPORAN:
Pertemuan ketiga kami lakukan pada tanggal 13 April 2015. Sesuai jadwal, pada pertemuan kali ini kami melakukan pengecekan dan perawatan tanaman yang ditanam pada pertemuan sebelumnya. Hari itu matahari sangat terik, namun antusiasme murid murid membuat kami melupakan panasnya dan terus bekerja bersama murid murid. Setelah kami cek, rupanya tanaman tanaman yang ditanam dalam pertemuan sebelumnya dalam keadaan sangat baik dan menunjukkan pertumbuhan signifikan. Kami sangat senang karena murid murid menghargai dan merawat tanaman mereka masing masing dan kami merasa bahwa murid murid tersebut memiliki jiwa konservatif yang kami harapkan tumbuh dalam diri mereka. Pada pertemuan kali ini, kami meminta murid murid untuk menggemburkan tanah untuk meningkatkan pertumbuhan akar dan membuat air lebih mudah diserap, tentunya pengetahuan kecil ini kami sosialisasikan juga pada murid murid untuk menambah pengetahuan mereka.
 Tema daripada pertemuan ketiga ini adalah tanggung jawab, dimana tanggung jawab para murid dilihat dari tumbuh kembang tanaman yang dirawat oleh murid murid, dan kami memyimpulkan bahwa para murid telah bertanggung jawab pada tanamannya masing masing. Kali ini, kami mulai cukup terampil dalam menyesuaikan, mengorganisir dan berkomunikasi dengan murid murid yang berusia jauh lebih muda daripada kami. Ternyata, dalam mengorganisir para murid kami tidak dapat mengandalkan emosi dan bersabar dalam menghadapi murid murid yang masih dalam usia relatif “nakal”. Dari segi komunikasi, kami mempelajari bahwa kami harus melakukan komunikasi dengan menyesuaikan usia para murid dan menggunakan pendekatan semenarik mungkin untuk mendapatkan perhatian para murid.

PERTEMUAN KEDUA


NAMA: Argie Christophorus
NIM:1701290633
ISI LAPORAN: 
Pertemuan kedua dilakukan pada tanggal 27 Maret 2015. Pertemuan kedua ini adalah kegiatan terbesar dari tugas ini dimana kami bersama murid murid akan melakukan penanaman di sekitar SDN Palmerah 9 Pagi. Persiapan yang kami lakukan di hari sebelumnya cukup banyak mulai dari membeli peralatan dan perlengkapan hingga membeli tanaman. Beruntung karena baiknya organisasi dalam kelompok ini, persiapan dapat dilakukan dengan baik dan tepat waktu, dari segi pencarian dana, penentuan barang yang hendak dibeli hingga transportasi. Tanaman yang kami tanam adalah tanaman pucuk merah yang kuat, dan dipercaya dan menjadi antioksidan untuk lingkungan sekitar.

Kegiatan bersama murid murid kami mulai dengan mengelompokkan murid murid kedalam kelompok seperti yang sudah ditentukan sebelumnya dengan jumlah satu tanaman satu kelompok (5-6 orang). Setelah itu kami melakukan demonstrasi mengenai cara menanam yang baik. Masing masing panitia (kelompok kami) membimbing 2-3 kelompok. Kami membimbing masing masing kelompok untuk bekerja sama dan tidak takut kotor, namun tetap memperhatikan kebersihan setelah proses menanam selesai. Murid murid sangat antusias dalam menanam, kami melihat bahwa skill organisasi murid murid cukup baik dimana setiap anggota mendapatkan pekerjaan. Setelah selesai kami melakukan foto bersama murid murid dan membagikan makanan kecil sebagai hadiah dan ucapan terima kasih atas antusiasme yang diberikan. Dalam pertemuan ini, kami memberikan  murid murid pengalaman mengenai teamwork yang baik dimana efektivitas dan efisiensi yang harus diaplikasikan dalam kelompok sehingga semua anggota kelompok bekerja sama untuk mencapai hasil yang memuaskan. Selain itu kami juga melatih murid murid untuk saling menghargai, baik kepada kami para mentor, para guru pembimbing maupun kepada sesama murid murid. Pada pertemuan kedua ini kami menyadari bahwa kami membutuhkan pendekatan yang berbeda untuk mengatur dan megkomunikasikan kegiatan ini, karena biasanya kami melakukan presentasi dan organisasi secara profesional dalam lingkungan perkuliahan. Namun semua membutuhkan proses, pada pertemuan ini kami belum dapat mengorganisir dan mengkomunikasikan dengan efektif pada murid murid.

PERTEMUAN PERTAMA

NAMA: Argie Christophorus
NIM: 1701290633
ISI LAPORAN: 

Nama saya Argie Christophorus. Saya adalah Mahasiswi Binus University semester 4. Kelas CB Interpersonal Development saya kali ini adalah LF53. Berikut ini adalah nama anggota dari kelompok CB saya:
- Argie Christophorus (1701290633) selaku ketua kelompok
- Anis Sahara              (1701295621)
- Clarissa Suci             (1701296630)
- Ivan Mahendra          (1701291895)
- Katantri                    (1701290444)

Dalam tugas akhir kali ini, kami memilih kegiatan bercocok tanam karena kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menanam bagi kehidupan. Peserta kegiatan kami adalah murid murid SDN Palmerah 9 Pagi. Kegiatan yang kami lakukan adalah sebagai berikut:
1.)Melakukan sosialisasi tentang Penghijauan.
2). Praktek penanaman Pohon.
3). Pemeriksaan tanaman dan perawatan.
4). Pengecekan tanaman dan perawatan kedua. (pertemuan terakhir)
Pertemuan pertama kami dengan anak anak SDN Palmerah 9 Pagi adalah pada tanggal 19 Maret 2015 jam 11:00. Pada pertemuan pertama ini kami hanya melakukan penyuluhan mengenai menanam, yaitu; fungsi menanam, jenis tanaman, dan lain lain. Dengan penyuluhan ini kami mengharapkan anak anak tersebut tidak hanya dapat menanam namun juga dapat mengerti pentingnya menanam bagi kehidupan kita, sehingga mereka akan tumbuh sebagai anak anak yang memiliki sifat konservatif terhadap alam.
Ketika pertama datang, suasana sekolah sangat ramai namun menyenangkan karena banyaknya anak anak yang bermain dan banyak orang tua yang menunggu kepulangan anaknya, suasana ini membuat kami merindukan masa masa sekolah dulu, yang tidak mungkin kami dapatkan lagi di tahap perkuliahan. Kami disambut dengan sangat hangat disana, baik oleh murid murid, guru guru dan lain lain. Semangat murid murid mengikuti kegiatan kami membuat kami turut bersemangat untuk memberikan mereka pengalaman berharga  dan turut mengambil andil dalam membantu murid murid tersebut berkembang menjadi pribadi yang lebih positif dan berguna bagi masyarakat.
Ketika penyuluhan berlangsung, kami kemas presentasi kami semenarik mungkin dengan sistem komunikasi 2 arah agar murid murid dapat memperhatikan dengan baik dan dapat memberi feedback.Kegiatan ini juga melatih kami untuk dapat melakukan presentasi pada segala umur, dan memberi kami banyak pengetahuan mengenai menanam yang sebelumnya tidak diketahui.




Rabu, 18 Maret 2015

Run for Leprosy 2015 Bina Nusantara

Saya sangat salut dengan kegiatan ini, dari segi acara, pelaksanaan dan tujuannya, organisasi, hingga hal-hal kecil seperti medali atau nametag dapat teroganisir dengan baik. Kepeduliannya tidak hanya terhadap penderita kusta, namun mereka juga memperdulikan keadaan peserta lari, dengan menyediakan segala yang dibutuhkan untuk kebaikan pelari. Saya merasa sangat dihargai, dan benar-benar merasakan yang namanya sebuah dukungan. ini saja saya dapati sebagai pribadi yang tergolong sehat, saya bisa membayangkan terlebih lagi kepedulian yang mereka rasakan sebagai penderita kusta yang cukup berat untuk menjalani hidup selama ini.

Saya baru kali ini mengikuti kegiatan untuk peduli tentang penyakit kusta, yang awalnya saya tidak tahu seperti apa penyakit kusta tersebut dan hanya ditanamkan dipikran saya dari dulu bahwa kusta harus dihindari, baik penyakitnya maupun penderitanya. Kini saya telah disadarkan, bahwa wow!! banyak sekali penderita kusta di Indonesia, dan ini disebabkan karena adanya stigma dan diskriminasi sehingga penderita bukannya menurun malah meningkat hingga sebanyak ini. Saya baru tahu bahwa penyakit kusta merupakan penyakit kulit berupa bercak yang hilang rasa, bahkan tanpa rasa sakit atau rasa gatal, dan ternyata ada cara mengetahuinya secara sederhana hanya dengan menggunakan kapas. Kusta pun ternyata ada 2 jenis, basah dan kering, dan dengan gejala, obat, dan lama pengobatan yang berbeda. Dengan melakukan pengobatan sejak dini dan rutin, maka kusta dapat disembuhkan, kusta tidak akan menular, dan kusta tidak akan menyebabkan cacat bahkan dapat sembuh total kulit kembali normal. Kepedulian pemerintah ternyata dibuktinyatakan dengan menyediakan obat secara gratis. Sehingga tugas kita saat ini adalah memberikan pengetahuan tentang kusta, mengajak orang-orang untuk mulai peduli tentang kusta, dan menghilangkan yang namanya stigma dan diskriminasi. Saya yakin, kita sanggup merubahnya, stigma saya pun kini dapat berubah, dan saya ingin ikut untuk mulai peduli. Saya akan berusaha mengubah pandangan orang-orang di sekitar saya mengenai kusta, dengan memberitahukan informasi yang benar tentang penyakit tersebut. Dan saya akan selalu berusaha untuk dapat mengikuti kegiatan yang mendukung penderita kusta, karna saya sadari dukungan saya pasti berarti bagi mereka.


Saya mengharapkan kegiatan rutin setiap bulannya untuk mendukung penderita kusta dengan melibatkan orang-orang secara bergantian dan diberbagai daerah, sehingga mereka semua dapat merasakan, tidak hanya di waktu tertentu, namun di setiap saat.